Objek Wisata di Pulau Makalehi


Pulau Makalehi
Pulau Makalehi ada sebuah pulau yang berada di bagian barat dan merupakan pulau terluar di Sulawesi Utara dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan koordinat 2°44′15″LU,125°9′28″BT yang letaknya di Laut Sulawesi yang berbatasan langsung dengan Negara Philipina dan merupakan bagian dari Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (SITARO) dengan Luas wilayahnya 420 Ha, lahan pertanian/perkebunan 380 Ha, hutan lindung 2 Ha dan danau seluas 8 Ha. Pulau ini dihuni oleh 1425 jiwa dengan 415 Kepala Keluarga yang mayoritas mata pencaharian adalah sebagai nelayan. Pulau Makalehi juga mempunyai keanekaragaman hayati laut yang tinggi seperti terumbu karang, mangrove, padang lamun dan ikan-ikan karang.

KEINDAHAN PANTAI PASIR PUTIH PULAU MAHORO

Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro adalah salah satu Kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berada di Propinsi Sulawesi Utara dan resmi menjadi Kabupaten pada tanggal 23 Mei 2007.

Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro atau yang lebih dikenal dengan SITARO, Berjarak Sekitar 146 km dari Ibukota Provinsi Sulawesi Utara "MANADO" yang terletak antara 2’07’48’’36’’ Lintang Utara dan 125’09’36 – 125’29’24’’ Bujur Timur, Terdiri atas 10 Kecamatan Dengan Luas Wilayah 275,95 km2 dengan Ibukota ONDONG yang berada di Wilayah Kecamatan Siau Barat.

MISTERI BATU BERGAMBAR ATAU "BATU TURADA" DI PULAU SIAU

Batu Bergambar (BATU TURADA)
Batu TURADA adalah sebuah batu bergambar yang terletak di atas bukit yang dinamakan penduduk sekitar "SIMELE" atau biasa juga disebut dengan BATU NAHEPESE dan berada dalam wilayah Pemerintahan Kampung Peling Kecamatan Siau Barat Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Provinsi Sulawesi Utara.
Keberadaan Batu "TURADA" ini masih belum diketahui oleh sebagian besar masyarakat di Pulau Siau karena memang belum ada yang mengeksposenya.

Kata "TURADA" menurut bahasa Siau berarti PEDOMAN / PETUNJUK karena memang pada dinding batu ini terdapat
Gambar Orang-Orangan dan merupakan suatu petunjuk yang sampai saat ini masih belum bisa diartikan secara detail oleh Masyarakat sekitar.

E-KTP atau PASSPORT TERDAFTAR DI SITUS INTERNATIONAL

Sekedar Informasi bagi anda yang sudah memiliki E-KTP atau PASSPORT itu berarti anda sudah terdaftar di Situs International.
Ikuti petunjuk berikut untuk melihat bahwa anda sudah terdaftar :
1. Klik E-KTP / PASSPORT INTERNATIONAL
2. Pada bagian First name (Isikan nama depan anda), Last name (Isikan nama belakang anda) dan Citizen of (Isikan nama Negara anda)
3. Selanjutnya Klik Search.
4. Selamat mencoba...!!!

Objek Wisata Air Panas Lehi

Jika anda berkunjung ke Pulau Siau, sempatkan diri ke Kampung Lehi. Dari Ondong (Ibukota Kabupaten Siau Tagulandang Biaro) jaraknya 3 km  dan dapat ditempuh selama kurang dari 20 menit. Di Lehi terdapat air panas yang merupakan salah satu hasil karya Gunung Karangetang. Berbeda dengan air panas di daerah lain, Air Panas Lehi merupakan hasil pertemuan antara sumber air panas dari Gunung Api Karangetang dengan air laut. Yang mengeluarkan uap panas adalah air laut di pinggiran Pantai Temboko. Sungguh merupakan suatu sajian alam yang indah.

MAKAAMPO

(Dirangkum oleh : W. Ch. Harman)

MENGENAL BUDAYA SANGIHE TALAUD
Suatu malam yang terang yang disinari bulan purnama, Makaampo pergi menangkap ikan di teluk Laine. Tidak diduga-duga sepasukan musuh menyelinap dari arah laut menuju darat menyerang Makaampo. Makaampo terkejut, walau ia tidak bersenjata ia melawannya. Ikan tangkapannya diayun-ayunkan ke udara. Karena cahaya bulan ikan itu tampak bagaikan pdang yang diayun-ayunkan, sehingga musuh takut dan melarikan diri. Sayangnya seorang budak Makaampo bukanlah pedang tetapi ikan belanak (ikan gare). Musuhpun menyerang untuk kedua kalinya. Terjadilah perempuran, kejar mengejar dari teluk Laine sampai ke teluk Peta. Di tanjung Lapepahe, di muka Peta, Makaampo terkepung dan tewas di tangan Ambala panglima perang Tamako yang membantu paukan Siau. Musuh Makaampo adalah pasukan Siau yang panglimanya adalah HengkengUnaung. Batu bekas sabetan Ambala membunuh Makaampo dinamai Batu Weka.

LEGENDA DAN SEJARAH KAMPUNG MINI - KEC. SIAU BARAT UTARA

LEGENDA KAMPUNG MINI

Konon di desa Lehi terdapat sebuah dusun kecil yang jaraknya cukup jauh dari desa induk. Luasnya diperkirakan 250 Ha. Masyarakat kurang lebih 30 KK.

Disepanjang pinggiran pantai terdapat kolam-kolam kecil yang ada di sela-sela batu, disana terdapat air yang suhunya tidak panas dan tidak dingin (suam-suam). Bahasa daerah baku dari suam-suam adalah Manini. Maka oleh orang tua di zaman itu disebutlah air tersebut dalam bahasa daerah Ake Manini.

Oleh karena adanya air suam-suam yang disebut oleh para orang tua Ake Manini ini, dimana ketika mereka hendak turun mandi mereka ditanya mau kemana? Dalam